Archive | Nasehat RSS feed for this section

Selamat Jalan Pak ……

6 Feb
Masih terngiang2 wajah, senyuman dan canda dr bapak itu.
Bapak yg biasanya datang ke masjid diawal waktu, bahkan sering kali bapak tersebut sudah datang sampai dimasjid sebelum adzan saya kumandangkan.
Bapak tsb sudah lumayan tua sekitar 80an tahunlah, akan tetapi MasyaAllah semangatnya sholat jamaah di masjid sangat tinggi. Aq kamu pun kalah kemungkinannya jika dibandingkan dengan beliau.
Salah satu keunikan beliau adalah ketika dimasjid selalu duduk dipojokan soff depan bagian selatan masjid.
Entah sholat subuh, dzuhur, ashar, maghrib, isya sudah dipastikan beliau ada di sana, terkecuali bila sudah ada orang lain yang menempati atau beliau berhalangan hadir.
Suatu ketika aq kluar dr kamar mau adzan ternyata bapak itu sudah datang. ” Wah rajin bener bapak ini ” kataku dlm hati.
” Assalamualaykum. Wah, sudah datang Pak ? ”
” Hehe. Ben iso lungguh ono pojok… ” inti dr kata bapak tsb sambil merekahkan senyumannya. Aq pun balik tersenyum dan bergegas wudhu lantas mengumandangkan adzan.
Sudah semingguan bapak tsb tidak datang ke masjid kata temanku, katanya beliau sedang sakit. Hingga akhirnya kemarin malam, sebelum sholat isya temenku ngasih tau kalau bapak tersebut sudah tiada, bapak tersebut meninggal dunia.
” Inna lillahi wa inna ilaihi rojiun ” kataku.
Memang ajal itu datangnya tdk bisa disangka2, kita tdk tau kpn ajal menjemput kita. Ajal bisa datang kapan saja dan dimana saja. Tadi pun pas makan sempet baca koran yang mengabarkan 2 orang pengemudi honda vario tewas seketika setelah menjadi korban tabrak lari pengemudi Truk dijalan wates, mengenaskan.
Ajal bisa datang kapan saja dan dimana saja, maka dari itu mari kita persiapkan bekal amal-amal kita. Tega sekali kalau kita membiarkan hidup kita hampa dari amal ibadah. Ibadah yang kita jalankan sejatinya itu untuk kebaikan dan kebahagiaan kita, bukan untuk orang lain. Jangan sampai kita menjadi orang2 yang menyesal nantinya. Mari mulai menjaga sholat kita, karena solat merupakan yg pertama kali dihisab di hari kiamat. Yg belum melaksanakan ya mulai sekarang melaksanakan, wong itu juga untuk kebaikan dan kebahagiaan kita sendiri.
Semoga tulisan ini bermanfaat untuk saya sendiri dan yang membacanya.
Akhir kata, Selamat jalan Pak Wito ….Semoga doa ini bermanfaat untukmu…

اللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهُ وَارْحَمْهُ وَعَافِهِ وَاعْفُ عَنْهُ

وَأَكْرِمْ نُزُلَهُ وَوَسِّعْ مُدْخَلَهُ وَاغْسِلْهُ بِالْمَاءِ وَالثَّلْجِ وَالْبَرَدِ وَنَقِّهِ

مِنْ الْخَطَايَا كَمَا نَقَّيْتَ الثَّوْبَ الْأَبْيَضَ مِنْ الدَّنَسِ

 وَأَبْدِلْهُ دَارًا خَيْرًا مِنْ دَارِهِ وَأَهْلًا خَيْرًا مِنْ أَهْلِهِ

 وَزَوْجًا خَيْرًا مِنْ زَوْجِهِ وَأَدْخِلْهُ الْجَنَّةَ

 وَأَعِذْهُ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ أَوْ مِنْ عَذَابِ النَّار

” Allahummaghfir lahu warhamhu wa’aafihii wa’fu ‘anhu wa akrim nuzulahu wawassa’madkhalahu waghsilhu bil-maa’I watstsalji wal-baradi wanaqqihi minal-khathaayaa kamaa yu-naqqatats-tsaubul-abyadhu minad-danasi waabdilhu daaran khairan min daarihi wa ahlan khairan min ahlihi wa zaujan khairan min zaujihi wa adkhilhul jannata wa a’iduhu min ‘adabil qabri wa ‘adabin nar ”
Artinya:
“Ya Allah, ampunilah dia, dan kasihanilah dia, sejahterakan ia dan ampunilah dosa dan kesalahannya, hormatilah kedatangannya, dan luaskanlah tempat tinggalnya, bersihkanlah ia dengan air, salju dan embun. Bersihkanlah ia dari segala dosa sebagaimana kain putih yang bersih dari segala kotoran, dan gantikanlah baginya rumah yang lebih baik dari rumahnya yang dahulu, dan gantikanlah baginya ahli keluarga yang lebih baik daripada ahli keluarganya yang dahulu, dan peliharalah ia dari siksa kubur dan azab api neraka.”
(HR. Muslim) — at Masjid Siswa Graha, Pugung Kidul, Sinduadi, Mlati, Sleman, Yogyakarta.

Advertisements